Waspada Pemotor Bakal Kena Aturan Ganjil Genap, Jaket Kebal Tilang Polisi Ini Dijamin Laku Keras

By Ahmad Ridho, Senin, 24 Agustus 2020 | 13:10 WIB

Waduh aturan ganjil genap direncanakan berlangsung selama 24 jam, Ketua ITW langsung bereaksi keras, sok jagoan itu namanya.

GridMotor.id - Waspada pemotor bakal kena aturan ganjil genap, jaket kebal tilang polisi ini dijamin laku keras.

Hari ini, Senin (24/8/2020) polisi kembali memberlakukan ganjil genap untuk mobil.

Namun rencananya motor juga bakal kena aturan ganjil genap dan tinggal menunggu waktu saja.

Bikers sudah dengar dan tau belum nih bahwa penerapan ganjil genap bagi motor tinggal menunggu waktu.

Baca Juga: Waduh Ganjil Genap Berlaku Buat Motor, Bagaimana Nasib Ojek Online?

Ganjil genap di Jakarta dan sekitarnya hanya berlaku untuk kendaraan pribadi termasuk motor atau mobil pribadi.

Hal itu tentu saja membuat jaket anti tilang ini dijamin laku keras dan jadi incaran.

Salah satu pasal dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 80 tahun 2020 menyebutkan bahwa sepeda motor akan terkena pembatasan kendaraan lewat kebijakan ganjil genap.

Ide ini lantas menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat.

Baca Juga: Awas Ketilang, Ganjil Genap DKI Jakarta Siap Diberlakukan Selama 24 Jam, Ini Sasarannya

Banyak yang menolak, tapi tidak sedikit juga yang mendukung kebijakan ganjil genap untuk sepeda motor.

 

Djoko Setijowarno, Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), mengatakan.

Ganjil genap sepeda motor bisa jadi solusi untuk menekan kepadatan lalu lintas di Jakarta.

“Saya setuju dengan ganjil genap sepeda motor, karena 75 persen mobilitas masyarakat Jabodetabek menggunakan sepeda motor,” ujar Djoko, kepada Kompas.com (23/8/2020).

Baca Juga: Geger Aturan Ganjil Genap Motor Masih Misterius dan Muncul Banyak Pertanyaan, Polisi Langsung Buka Suara

Namun ada yang menarik nih, ganjil genap hanya berlaku untuk kendaraan pribadi tidak termasuk ojek online alias ojol.

Hal ini tentu ditakutkan banyak oknum yang sengaja menjual dan membeli atribut ojol untuk mengelabui petugas di jalan.

“Namun harusnya tanpa pengecualian. Sayangnya aturan ini tidak berlaku untuk Ojol, karena ojek bukan kendaraan pribadi. Kalau dikecualikan, nanti jaket Ojol makin laris,” katanya.

Di lain sisi, keputusan Gubernur DKI Jakarta menurutnya tidak konsisten.

Baca Juga: Driver Ojol Enggak Usah Panik, Aturan Ganjil Genap Motor Hanya Berlaku Bagi.....

Pasalnya dulu pernah ada larangan sepeda motor di ruas jalan Sudirman dan MH Thamrin, namun aturan tersebut dihapus.

“Dulu sudah bagus ada pembatasan, namun beliau berdalih seolah membela ojek online, jadi terkesan politis.

Sekarang jadi dilema, seperti menjilat ludah sendiri,” ucap Djoko.

“Harusnya sebelum membuat keputusan, semua diajak duduk bareng. Kepolisian, Dishub, jangan dibuat mainan untuk dirinya sendiri,” tuturnya.

Baca Juga: Gawat, Motor dan Ojek Online Bisa Kena Aturan Pelat Nomer Ganjil Genap

Nah buat bikers bila nanti ganjil genap sudah diterapkan harus patuh ya jangan beli dan pakai jaket ojol buat mengelabui petugas.