Deretan Kasus Debt Collector Rampas Motor dan Berujung Pengeroyokan, Anggota TNI Sampai Turun Tangan

By Ahmad Ridho,Galih Setiadi, Minggu, 2 Februari 2020 | 10:20 WIB

Ilustrasi debt collector merampas motor kredit.

GridMotor.id - Walaupun sudah ada payung hukum, oknum debt collector masih saja meresahkan masyarakat.

Debt collector juga menebar ancaman apabila pemilik motor kredit tidak sanggup melunasinya.

Bahkan, beberapa debt collector gadungan juga tiba-tiba muncul dan tega merampas motor milik masyarakat.

Setidaknya, ada beberapa kasus debt collector yang sampai babak belur, dihakimi warga, polisi hingga anggota TNI.

Berikut GridMotor rangkum kasus debt collector yang terjadi beberapa waktu lalu. 

Baca Juga: Teganya, Emak Emak Nangis Motornya Diambil Debt Collector di Jalan

Baca Juga: Leasing Tidak Tahu Ada Ultimatum Debt Collector Tembak Ditempat

Hampir Dikeroyok Warga, Dua Debt Collector di Menteng Gak Berkutik Setelah Merampas Motor Korbannya

Warga berkerumun kepung dua debt collector di Menteng, Jakarta.

Dua debt collector atau jasa penagih hutang hampir dihakimi massa di sekitaran Jalan Tambak Raya, Jakarta Pusat, Minggu (10/11/2019) pagi.

Menurut saksi mata, Ridwan, dua debt collector ini sempat dikerumuni masyarakat yang sedang melintas di lokasi kejadian.

Karena panik, dua debt collector itu sampai lari ke arah tempat parkir motor RSIA Tambak.

"Itu dua matel (mata elang, sebutan untuk debt collector) tadi sempat ketakutan. Mukanya merah, panik," ungkap Ridwan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Debt collector nyaris diamuk warga. . . Seorang penagih tunggakan (debt collector) nyaris dihakimi warga di Jalan Tambak Raya Jakarta Pusat, Sabtu (9/11) pagi karena bertindak berlebihan saat melakukan tugasnya terhadap kreditur (penunggak). Warga geram karena oknum tersebut bertindak kasar dan pelaku akhirnya diamankan polisi. . @fakta.jakarta . . . . #faktaindo #beritaindonesia #berita #fakta #beritanasional #infoindonesia #infoterkini #beritaterbaru #infoterbaru #beritaterkini #beritajakarta #infojakarta #faktaterkini #videoberita #beritahariini

A post shared by Berita & Fakta Indonesia (@fakta.indo) on

Akibatnya, dua debt collector itu langsung digelandang ke Polsek Metro Setia Budi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Serang Gempar, Wajah Debt Collector Babak Belur Dihajar Warga, Diteriaki Begal Karena Nekat Rampas Kendaraan

Dua Debt Collector Mendadak Bisu Setelah Dikepung Polisi

Ilustrasi Debt Collector.

Karena meresahkan dan nekat merampas motor warga, dua debt collector dikepung polisi.

Kedua debt collector itu bahkan sampai terjungkal di aspal gara-gara hendak ditangkap anggota polisi.

Dikutip GridMotor dari Facebook Konsultan Hukum Indonesia, kawanan debt collector dikepung dan berhasil diringkus.

Karena sering meresahkan dan menyita paksa motor kreditan, polisi sampai Mahkamah Konstitusi (MK) sampai mengeluarkan aturan larangan menarik motor kreditan secara paksa.

Baca Juga: Debt Collector Berdarah-darah Meringis Dibogem Anggota TNI, Warga Ikut Geram Lihat Korban Motornya Dirampas

Debt Collector Gadungan di Depok Melempem Diringkus Polisi

Debt collector kocar-kacir dikepung polisi karena merampas motor kreditan.

Polres Metro Depok berhasil menangkap dua orang yang mengaku sebagai debt collector, Levinus (31) dan Sri Untung (37).

Mereka ditangkap karena telah merampas sepeda motor di Jalan Raya Tapos, depan gerbang Perumahan Permata Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Sepeda motor tersebut milik korban bernama Fery Alviyanto (44) warga Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Setelah mendapatkan motor dari korban, motor tersebut ternyata tidak diserahkan kepada pihak leasing.

Baca Juga: Debt Collector Gak Berkutik Terkapar di Aspal Dikejar Polisi, Nekat Rampas Motor Penunggak Kredit

11 Debt Collector Pasrah Saat Diringkus Polisi Bersenjata Laras Panjang

Polres Metro Jakarta Barat menangkap 11 penagih utang (debt collector) bersenjata tajam dan api yang kerap resahkan warga di wilayah Jelambar, Jakarta Barat.

Polsek Tanjung Duren berhasil mengamankan 11 debt collector di Kawasan Jelambar, Gropet, Jakarta Barat pada Rabu (27/11/2029) sore.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan penangkapan debt collector karena sering mengancam kreditur dengan menodongkan senjata.

"11 orang diamankan karena mengancam menggunakan senjata tajam dan senjata api," kata Hengky Rabu. Kesebelas orang tersebut berinisial AR (47), MO (53), SS (53), MA (59), AF (59), AE ( 50), HH (38), HD (26), MI (50), SN (64), dan HZH (54).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Sebelas preman yang memeras dan mengintimidasi seorang warga dengan modus hutang piutang dikawasan Jelambar,Jakarta Barat ,pada Rabu 27/11/19) siang tadi ,dibekuk petugas Polres Jakarta Barat.Dari tangan kesebelas preman tersebut petugas menemukan senjata api dan sejumlah senjata tajam dari dalam mobil pelaku. Tembakan peringatan juga dilepaskan petugas saat menangkap belasan preman yang meresahkan warga tersebut.Kesebelas preman ini beserta barang bukti selanjutnya digiring ke Polres Jakarta Barat untuk penyelidikan lebih lanjut. #preman #jelambar #jakartabarat#resmob #kriminal #krimum #polresjakartabarat

A post shared by Warung Jurnalis (@warung_jurnalis) on

Laporan penangkapan 11 debt collector itu ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polsek Tanjung Duren bersama Polres Metro Jakarta Barat langsung ke lokasi kejadian.

Baca Juga: Tanah Abang Geger, Seorang Pemotor Diberhentikan Kumpulan Debt Collector, Kunci Motor Dirampas di Tengah Jalan

Dihadang Saat Mengantar Istri Korban Melahirkan, Debt Collector Remuk Dihajar Anggota TNI

Debt collector dikepung warga yang dibantu anggota TNI.

Lagi-lagi warga geram dengan aksi kasar debt collector.

Dikutip GridMotor dari FB Dunia Davinci, seorang debt collector langsung dikepung warga dan seorang anggota TNI.

Debt collector nampak berkilah kalau dirinya melakukan perampasan motor.

Namun beberapa saksi nampak melihat kejadian yang sebenarnya.