Buntut Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Polres Jombang Akan Lakukan Ini ke Driver Ojol

By Ahmad Ridho, Jumat, 15 November 2019 | 11:45 WIB

Sosok Pelaku Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan Terekam CCTV, Pakai Jaket Ojol dan Bawa Ransel.

GridMotor.id - Peristiwa bom bunuh diri di Polrestabes Medan membuat pasukan kepolisian di Jawa Timur termasuk di Jombang bergerak.

Sejumlah tamu Polres Jombang diperiksa secara ketat sebelum masuk kantor polisi. Dalam pemeriksaan, petugas menggunakan metal detector.

Selain itu, petugas yang ada di pos penjagaan juga dilengkapi dengan senjata laras panjang.

Di pintu gerbang Mapolres Jombang, beberapa petugas bersenjata laras panjang nampak siaga. Tamu yang hendak masuk ke kantor polisi dihentikan sejenak.

Baca Juga: Alun-alun Gresik Geger, Pemotor Perempuan Dihantam Kayu oleh Tukang Parkir, Honda Vario Sampai Didorong

Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan satu demi satu mulai dari kendarana hingga barang bawaan yang mereka bawa termasuk Baik terkait surat kendaraan.

Ketika dinyatakan aman, tamu yang dumaksud disilahkan masuk.

Bukan hanya kendaraan roda dua, perlakuaan yang sama juga untuk kendaraan roda empat.

Wakapolres Jombang Kompol Budi Setiono mengatakan, pengetatan keamanan tersebut menyusul adanya ledakan bom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan.

Baca Juga: Sedih Banget Lihat Honda ADV150 yang Kekar Dimodifikasi Begini, Penggemar Garuk Tanah Dijamin Meringis

"Kami juga instruksikan kepada 21 Polsek jajaran di Jombang agar meningkatkan pengamanan sesuai dengan SOP (standar operating procedure)," ucap Kompol Budi Setiono.

"Namun demikian, peningkatan pengamanan ini tidak akan mengganggu pelayanan masyarakat," tambahnya.

Satu yang menjadi fokus pengetatan adalah driver ojek online.

Driver Ojek Online ini dilarang mengantar barang dengan masuk ke dalam area Polres Jombang.

Baca Juga: Adi Ucil Joki Balap Liar yang Menabrak Penonton di Sidoarjo Ditangkap Polisi, Pengakuannya Bikin Geger

Mereka hanya boleh mengantar barang sampak ke pos penjagaan. Pihak yang menerima barang diharuskan ke luar, ke pos penjagaan.

"Jadi untuk ojek online kami juga larang masuk, transaksi dan penerimaan barang wajib dilakukan di luar atau di depan pagar," terangnya.

Menurut Budi, pengamanan tersebut sebenarnya sudah sesuai dengan SOP.

Semisal, dalam melakukan penjagaan, petugas tidak boleh sendiri. Yakni, harus ditemani petugas lainnya.

Baca Juga: Video Detik-detik Penonton Tertabrak Joki Balap Liar di Sidoarjo, Langsung Terpental dan Kaki Kanan Patah

Kemudian, dalam melakukan penjagaan, petugas juga dibekali senjata laras panjang.

"Kami juga mengimbau agar masyarakat tidak panik. Jika ada sesuatu yang mencurigakan, segera lapor ke polsek terdekat," pungkas Kompol Budi Setiono.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Bahas Bom Bunuh Diri Medan, Polres Jombang Larang Driver Ojek Online Masuk Mapolres,