Ditinggal Marc Marquez Jadi Anjlok, Honda Fokus Kembangkan Motor Ketimbang Poin

By Albi Arangga, Selasa, 9 Agustus 2022 | 07:30 WIB

Absennya Marc Marquez membuat Honda lebih fokus ke pengembangan motor ketimbang mencari poin.

Gridmotor.id - Tim Repsol Honda lebih memilih mengembangkan motor MotoGP Honda RC213V daripada fokus mencari poin balap.

MotoGP 2022 menjadi musim yang buruk bagi skua Honda pabrikan Repsol Honda Team.

Bagaimana tidak, absennya pembalap Repsol Honda Team Marc Marquez hingga akhir berdampak buruk pada Tim Repsol Honda

Rekan Marquez, Pol Espargaro belum mampu menjadi tumpuan tim lantaran performanya stagnan.

Apalagi pembalap pengganti Marc Marquez, yakni Stefan Bradl, tampil jauh di luar ekspetasi.

Khusus Stefan Bradl sejak tahun 2020, ia sudah menggantikan Marc Marquez di beberapa kesempatan.

Sejak saat itu juga, pembalap berkebangsaan Jerman tersebut semakin kencang.

"Ini sangat sulit. Level MotoGP sangat tinggi."

"Jarak antara tiap pebalap sangat pendek," ujar Stefan Bradl, dikutip Crash.net, Selasa (8/8/2022).

Baca Juga: Fabio Quartararo Akui Pesimis Bisa Menang di MotoGP Inggris 2022

"Saat ini saya sudah beberapa kali balapan dan bertambah cepat, tapi jadi test rider dan balapan penuh, apalagi pakai wild card jadi makin sulit beberapa tahun terakhir," lanjutnya.

Stefan Bradl saat ini ditugaskan untuk mengembankan motor di sisa musim MotoGP 2022.

Bradl mengungkapkan saat ini tugasnya bukan lagi fokus untuk tampil menekan dan mesti meraih hasil bagus saat balapan MotoGP.

Lebih dari itu, tugasnya ialah mengembangkan motor musim depan agar Honda tidak terpuruk seperti tiga musim terakhir.

"Saya tidak meluangkan mental dan energi saya untuk motor ini. Saya punya masalah dan tidak bisa kencang dengan motor ini," ungkapnya.

"Kini saatnya fokus pada motor 2023. Balapan selanjutnya tidak sepenting menemukan solusi masalah agar musim depan kompetitif," kata Bradl.

Bradl juga manmbahkan bahwa kemampuan Marquez sangat dibutuhkan untuk mengembangkan motor Honda saat comeback nanti.

"Saat nanti Marc kembali, dia akan terlibat dengan proyek ini."


"Dia punya kecepatan dan pengalaman. Sejauh saat dia kembali, kami akan bersama mengembangkan motor yang akan datang," pungkasnya Bradl.

Baca Juga: Marc Marquez jadi Prioritas Adalah Kesalahan Besar Tim Honda