Aktifis Ungkap Sejumlah SPBU di Wilayah Ini Gunakan Remote untuk Mengurangi Takaran Bensin atau BBM

By Aong, Kamis, 23 Juni 2022 | 22:40 WIB

Ilustrasi awas SPBU curang terungkap di Banten

MOTOR Plus-online.com - Beberapa waktu lalu oknum pemilik dan pegawai SPBU di Banten terbongkar curang.

Aktifis ungkap sejumlah SPBU di wilayah ini gunakan remote untuk mengurangi takabaran bensin atau BBM demi untung.

Adapun yang belum lama SPBU curang terungkap di wilayah Provinsi Banten sehingga aktifis banyak yang geram.

Beberap SPBU curang disinyalir oleh aktifis Brantas yang diketuai oleh Aswapi Aman.

Aswapi Aman mendesak Dinas Perindustrian dan perdagangan Provinsi Banten menindak sejumlah SPBU yang diduga curang dengan mengurangi takaran bensin.

"Kita telah mendapatkan sejumlah informasi adanya beberapa SPBU nakal yang telah mengurangi jumlah takaran, modus yang dilakukan sudah sangat merugikan konsumen," ujarnya, Senin(20/6/2022)

Menurut Aswapi kurangnya pengawasan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan menyebabkan para oknum SPBU nakal bebas melakukan kecurangan.

Mereka meraup keuntunganan fantastis mencapai puluhan juta rupiah perharinya.

Baca Juga: Video SPBU di Serang Berbuat Curang, Akali Takaran BBM Sampai 1 Liter, Beraksi Sejak 2016

Baca Juga: Berburu Pertalite di Kabupaten Buru, Harus Antre Hingga 20 Menit

"Dari hasil investigasi ada oknum SPBU menggunakan alat canggih berupa remote yang terkoneksi dengan mesin snozel SPBU. Dalam pengoperasianya oknum-oknum di SPBU bisa mendapat untung puluhan juta rupiah," katanya.

Adanya kecurangan takaran di SPBU, Brantas Banten juga meminta kepada pihak Polda Banten bersama dinas segera melakukan uji petik lebih intensif disejumlah SPBU yang diduga melakukan kecurangan.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga, saat dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan, Polda Banten akan menindak lanjuti atas laporan dari masyarakat, jika ada pelaku usaha SPBU yang melakukan kecurangan dengan cara mengurangi takaran BBM.

Polda Banten bersama UPT Metrologi akan turun bersama untuk uji sampling takaran bensin ke setiap SPBU di wilayah Hukum Polda Banten.

"Masyarakat jika ada menemukan kecurangan bahan bakar langsung bisa menelpon pusat pengaduan ke nomor 110 dan media sosial yang dikelola oleh Polda Banten," katanya.

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul: Pakai Remote, Terungkap Kecurangan Takaran BBM, Polda Banten Diminta Bongkar Praktik SPBU.