Ban Motor Campuran Nitrogen dan Angin Biasa Bisa Bahaya, Ini Alasannya

By Galih Setiadi, Selasa, 29 Juni 2021 | 20:45 WIB

Ilustrasi angin biasa vs nitrogen pada ban

Gridmotor.id - Ternyata ban motor yang diisi campuran nitrogen dan angin biasa bisa bikin bahaya lo!

Yup, mencampur tekanan ban motor dengan kandungan nitrogen dan angin biasa masih banyak ditemui.

Mulai dari belum banyak ditemui layanan pengisian nitrogen di beberapa daerah, terutama yang terpencil.

Beberapa bengkel hanya tersedia kompresor angin biasa untuk mengisi tekanan ban motor.

Baca Juga: Ban Motor Pakai Cairan Anti Bocor Bikin Tambah Awet, Mitos Atau Fakta?

Baca Juga: Akhirnya Bisa Tidur Nyenyak, Ini Alasan Ban Motor Warnanya Hitam

Selain itu, bisa jadi soal harga jadi pertimbangan saat memilih antara angin biasa atau angin nitrogen.

Padahal, pengguna atau pemilik motor sebaiknya konsisten saat pemilihan tekanan ban motor.

Kalau ban motor sudah diisi nitrogen, mending diteruskan pakai angin nitrogen.

Sebaliknya, kalau terisi angin biasa, jangan dicampur dengan angin nitrogen.

Baca Juga: Ketahui Fungsi Kembangan Pada Ban Motor, Banyak Jenisnya Loh

Soalnya ada efek negatif mencampur angin biasa dengan angin nitrogen.

Hal itu disampaikan Product Development PT Gajah Tunggal Tbk, produsen ban IRC, Dodiyanto.

"Kalau sampai tercampur maka keuntungan dari pakai angin nitrogen ini akan hilang dan sama seperti diisi angin biasa hasilnya," jelasnya.

Sebab sifat dari nitrogen yang lebih dingin dan punya massa jenis lebih ringan.

Baca Juga: Satu Lokasi Tongkrongan Beda Ban, Ribut Hampir Adu Jotos, Ternyata Gegara Ini

Kalau tercampur, angin nitrogen bakal berubah menjadi seperti angin biasa yang mengandung oksigen.

Padahal, efek angin nitrogen juga bisa terhindar dari karat pada pelek motor.

Nah, selain kehilangan khasiat dari angin nitrogen, pada saat angin biasa tercampur dengan oksigen pun akan berefek pada pengendalian motor.

Kalau enggak hati-hati, maka bisa saja kecelakaan terjadi cuma gara-gara angin pada ban motor.

Baca Juga: Tabungan Tukang Tambal Ban Puluhan Juta Rupiah Raib, Begini Ceritanya

"Tekanan ban langsung naik drastis, efeknya tentu bantingan ban lebih keras dan performa pengereman jadi menurun," ungkapnya.

Efek lainnya adalah ban bakal cenderung lebih cepat mengalami pemuaian akibat suhu panas di dalam dan gesekan di aspal pada bagian luar.

"Kalau memang terpaksa, lebih baik angin nitrogen dikuras dulu baru diisi angin biasa. Begitu juga sebaliknya," pungkas Dodi panggilan akrabnya.

Nah, kalau motor brother sekarang pakai nitrogen atau angin biasa, atau justru dicampur nih?