Viral Warga Bentrok dengan Perguruan Silat, Masalahnya Gara-gara Ini

By Erwan Hartawan, Senin, 29 Maret 2021 | 19:40 WIB

Warga bentrok dengan sekolompok perguruan silat

Gridmotor.id - Viral warga bentrok dengan perguruan silat.

Bentrok terjadi di di Jalan Raya Bojonegoro-Jatirogo, tepatnya di Desa Ngawun, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Dari rekaman yang bereda, insiden tersebut terjadi pada Minggu sore, (28/3/2021) sekitar pukul 17.05 WIB.

Keributan didasari adanya konvoi motor yang dilakukan kelompok perguruan silat.

Baca Juga: Motor Diduga Milik Pelaku Bom Gereja Katedral Makassar Hangus, Warga Langsung Berhamburan

Baca Juga: Siap-siap Akhir Maret Ini Dapat Bantuan Pemerintah Rp 300 Per Bulan untuk 10 Juta Warga

Mengutip Tribun Jatim, Kapolsek Parengan, Iptu Gunadi menjelaskan kronologi.

Menurutnya, kejadian itu bermula saat ada konvoi motor dari kelompok perguruan silat yang selesai menghadiri acara kopdar di Jawa Tengah.

Mereka konvoi sambil menggeber gas dan memukul warga yang ada di lokasi kejadian, yang diketahui pelajar bernama Yoga (18).

Usai kena pukul, pelajar itu langsung berlari dan minta bantuan masyarakat setempat.

Baca Juga: Viral Video Geng Motor di Tangerang, Besoknya Langsung Ditangkap Warga

Sejumlah warga akhirnya keluar dan mengejar anak-anak dari perguruan silat tersebut.

"Warga keluar dan mengejar anak-anak perguruan silat sehingga terjadi bentrok," kata Iptu Gunadi.

Akibat bentrokan tersebut, Agung Prabowo kelompok dari perguruan silat mengalami luka di bagian wajah.

Korban dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga: Buntut Tarik Paksa Kendaraan, Warga dan Leasing Kerahkan Ormas Terjadi Tawuran Massal

"Agung dibawa ke rumah sakit umum Bojonegoro oleh Polsek Parengan, karena mengalami luka di wajah," lanjutnya.

Anggota Polsek Parengan bersama TNI yang mengetahui kejadian tersebut langsung datang ke lokasi kejadian, untuk melerai bentrok antara warga dengan kelompok perguruan tersebut.

Setelah itu, para pendekar silat diminta membubarkan diri dan pulang ke rumahnya masing-masing.