Rombongan Porsche Ditilang, Dirlantas Polda Metro Jaya Larang Kawal Konvoi Kendaraan

By Hendra,Ahmad Ridho, Selasa, 16 Maret 2021 | 17:00 WIB

Jajaran Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya saat menindak iringan mobil Porsche di off ramp TMII, Jakarta Timur, Jumat (12/3/2021)

GridMotor.id - Insiden penilangan konvoi mobil mewah Porsche, Dirlantas Polda Metro Jaya langsung bereaksi.

Ke depannya, konvoi motor gede (moge), mobil mewah atau rombongan sepeda enggak boleh dikawal.

Pasalnya, konvoi masyarakat umum yang mendapat pengawalan dari petugas kerap menimbulkan kesan kesenjangan antara pengguna jalan raya.

Hal ini jelas mendapat sorotan dari berbagai pihak.

Baca Juga: Update Insiden Bikers Dihadang Paspampres, Letkol Inf Wisnu Herlambang: Sudah Kami Maafkan

Baca Juga: Potret Istri Jerinx SID, Nora Alexandra di Atas Moge Bikin Melotot

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo menyampaikan langsung kebijakan baru ini.

Pihaknya melarang jajarannya memberi pengawalan terhadap konvoi motor gede (moge), mobil mewah, hingga pesepeda.

“Ini kebijakan Dirlantas Polda Metro Jaya melarang anggota saya mengawal moge, mengawal mobil-mobil mewah, dan mengawal pesepeda,” kata Kombes Sambodo.

“Karena pengawalan yang dilakukan polisi itu sering menimbulkan kecemburuan masyarakat," katanya.

Baca Juga: Dijual Lebih Murah dari Motor Matic, Hampir-Davidson Bergaya Cruiser Ini Speknya Bikin Penasaran

Oleh sebab itu, pihaknya melarang anggota saya untuk mengawal motor besar, mengawal mobil mewah, dan rombongan pesepeda.

Hal ini seperti menjadi jawaban atas beberapa kejadian pengawalan yang justru membuat resah.

Seperti sebelumnya viral di media sosial, rombongan mobil sport Porsche ditilang di Off Ramp Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Jumat (12/3).

Kelompok mobil tersebut lalu komplain atas aksi tilang yang dilakukan Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Akmal.

Baca Juga: Dimas Ramadhan Pose Naik Moge Triumph, Raffi Ahmad Kirim Pesan Bijak

Pemilik mobil dari rombongan Porsche ini lalu mengeluarkan klarifikasi.

Dari penjelasannya, mereka mengklaim mendapat pengawalan dari Dinas Perhubungan sebelum akhirnya ditilang polisi.