22 Pelaku Begal Sepeda Ternyata Dulunya Membegal Pemotor, Polisi Sebutkan Alasan Pelaku Ganti Target

By Fadhliansyah, Kamis, 12 November 2020 | 22:00 WIB

Ilustrasi begal. 22 Pelaku Begal Sepeda Ternyata Dulunya Membegal Pemotor, Polisi Sebutkan Alasan Pelaku Ganti Target


Gridmotor.id - Sebanyak 22 pelaku begal sepeda ternyata dulunya membegal pemotor.

Hal itulah yang diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Itu terjadi karena banyaknya masyarakat yang bersepeda saat ini.

"Ini fenomena. Pelaku-pelaku ini adalah pemain begal sepeda motor rata-rata. Korbannya adalah sepeda motor. Fenomena sekarang ini Covid-19 ini orang banyak yang bersepeda," ujar Yusri, dikutip dari Kompas.com.

Yusri menyebut ada sejumlah residivis di antara para pelaku begal sepeda yang sudah tertangkap.

Baca Juga: Begal Koplak, Modal Celurit Awalnya Cuma Malak Uang, Korban Gak Punya Uang Yang Diambil HP, Korban Melawan Malah Motor Pelaku Ditinggal Kabur

Baca Juga: Viral, Begal Boncengan Bertiga Beraksi Di Gang Sempit, Pakai Celurit Berhasil Gasak HP Pemuda Yang Sedang Nunggu Jemputan

Setelah keluar dari penjara, mereka mengulangi tindakan kriminal mereka, namun kali ini menyasar pesepeda.

"Ada yang sekali dua kali ketangkapnya," kata dia.

Yusri menyebut para pelaku begal kini lebih menyasar pesepeda karena risiko tertangkapnya lebih kecil.

"Begal kabur sepeda nggak akan bisa ngejar. Itu salah satu utamanya," kata dia.

Baca Juga: Apes Nasib Begal Yang Satu Ini, Gagal Dapat Tas Malah Berhasil Diringkus Polisi

Selain itu, pesepeda juga dinilai lebih lengah dalam menjaga barang berharganya.

"Karena ada yang selfie sambil bersepeda dan lain-lain," katanya.

Oleh karena itu, Yusri mengimbau pesepeda untuk lebih berhati-hati dalam membawa dan menyimpan barang bawaannya.

Pesepeda juga diimbau tidak gowes sendirian, apalagi di tempat yang sepi dan di jam yang rawan.

Baca Juga: Medan Mencekam, Video Detik-detik Seorang Driver Ojol Tewas Meregang Nyawa Ditusuk Penumpangnya Sendiri, Pelaku Juga Tewas Gara-gara Ini

Data terakhir, Polda Metro Jaya menangkap 22 begal pesepeda yang kerap beraksi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Dari penangkapan pelaku, polisi menyita sebanyak 71 ponsel yang diduga hasil curian.

Masyarakat atau pesepeda yang pernah mejadi korban begal dapat mengambil ponsel di Polda Metro Jaya.

Yusri memastikan tidak ada persyaratan khusus bagi korban jika ingin mengambil ponsel yang menjadi barang bukti hasil penangkapan pelaku.

begalBaca Juga: Berurai Air Mata! Video Driver Ojol Tutup Usia Ditusuk Begal Sadis, Pelaku Dikepung dan Tewas di Tangan Warga

Nantinya, kata Yusri, polisi hanya memeriksa isi ponsel baik nama hingga foto pada galeri untuk memastikan barang itu merupakan milik korban.

"Gampang saja kami tinggal buka, kelihatan nanti nama dan muka dari fotonya. Silakan diambil," katanya.
Menurut Yusri, lima dari 71 ponsel yang disita sudah dikembalikan kepada korban begal pada Senin kemarin.

Polisi memberikan ponsel cuma-cuma tanpa adanya pungutan biaya.

Sebanyak 22 begal pesepeda itu ditangkap dari hasil penyelidikan 13 laporan korban yang masuk ke Polda Metro Jaya.

Baca Juga: Gak Ada Takutnya Nih! Begal Bermotor Makin Nekat, Perwira Marinir Jadi Korban Hingga Terluka

Adapun tiga pelaku lainnya ditembak mati karena berusaha melakukan perlawanan terhadap polisi saat ditangkap.

Mereka meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul"Polisi: Pelaku Begal Pesepeda Dulunya Membegal Pengendara Motor"