Bikers yang Mau Turing ke Puncak Siap-siap, Bakal Ada Rapid Test Covid-19 di Titik-titik Ini

By Fadhliansyah, Selasa, 27 Oktober 2020 | 16:15 WIB

Ilustrasi rapid test. Bikers yang Mau Turing ke Puncak Siap-siap, Bakal Ada Rapid Test Covid-19 di Titik-titik Ini

Gridmotor.id - Bikers yang ada rencana turing ke Puncak, Bogor, dalam waktu dekat ini sebaiknya siap-siap.

Karena akan ada rapid test di beberapa titik.

Maklum, beberapa hari mendatang akan ada long weekend alias libur panjang.

Jadi pasti pengunjung di Puncak Bogor akan membludak, karena menjadi tujuan terdekat dari Jakarta dan sekitarnya.

Baca Juga: Tiga Motor Diseruduk Truk Yang Remnya Blong, Lima Korban Tewas Di Kawasan Puncak Bogor

Baca Juga: Niat Mau Ngadem Malah Disuruh Swab dan Rapid Test, Bikers Yakin Masih Mau Maksa ke Puncak? Ada Razia Besar yang Tak Biasa Loh!

Mengenai rapid test yang untuk wisatawan, dikatakan langsung oleh Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan.

Jadi setiap wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata di Puncak, harus mengikuti rapid test alias tes cepat Covid-19 di pintu masuk wisata.

“Rencana (rapid) dimulai Rabu ini untuk mengurangi kedatangan kunjungan wisata di tiga lokasi, yaitu Gadog, Taman Wisata Matahari, dan tempat masuknya Gunung Mas (Puncak Bogor),” kata dia, dikutip dari Kompas.com.

Pernyataan itu Iwan sampaikan usai rapat pembatasan sosial berskala besar pra adaptasi kebiasaan baru (PSBB pra-AKB) di Ruang Setda, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (26/10/2020).

Baca Juga: Mau Rayakan Malam Tahun Baru di Puncak Bogor? Kakorlantas Polri Pastikan Jalur Menuju Puncak Ditutup

Tes cepat Covid-19 akan dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor guna mengantisipasi kedatangan wisatawan dari Jakarta yang hendak berlibur di kawasan Puncak Bogor.

Selain itu, tes yang akan dilakukan secara acak kepada wisatawan juga dilakukan untuk menghindari penyebaran Covid-19 di tempat wisata saat libur panjang pada akhir Oktober 2020.

Dalam melakukan tes cepat Covid-19, Pemkab Bogor akan bekerja sama dengan tim gabungan Satgas Covid-19 dari TNI/Polri, Satpol-PP, Dinas Kesehatan, dan pihak kecamatan.

"Kalau ada yang reaktif pasti disuruh puter balik, ini kesepakatan dari TNI Polri bahwa tujuan rapid itu untuk memberi pesan masyarakat supaya orang masuk ke puncak itu harus clear, sehat, jangan membawa penyakit dari luar ke sini. Ya harus siap dibalik arah," tutur Iwan.

Baca Juga: Maxi Yamaha Day 2019 Di Puncak Tinambung Sulawesi Kedatangan Tamu Jauh

Ia melanjutkan, tes akan digelar secara acak dan peralatan tes saat ini sudah disiapkan oleh dinas kesehatan (Dinkes).

Tidak hanya membantu melaksanakan tes cepat Covid-19, para personel yang terlibat juga akan mengawasi kedisiplinan penerapan protokol kesehatan.

Mulai dari penerapan di jalanan, hingga di obyek wisata Puncak yang terdiri dari tiga kecamatan, yakni Ciawi, Cisarua, dan Megamendung.

Adapun, pengawasan juga mencakup pemeriksaan pembatasan jumlah pengunjung obyek wisata, yaitu maksimal 50 persen dari kapasitas tempat.

Baca Juga: YNCI Depok Chapter Bersatu, Hadiri Acara Ultah YNCI Bandung Chapter

Hal tersebut pada Keputusan Bupati Bogor Nomor 443/450/Kpts/Per-UU/2020 tentang aturan penerapan pembatasan jumlah pengunjung obyek wisata.

Iwan mengatakan, pihaknya akan mengoptimalkan keterlibatan sejumlah personel untuk mengawasi dan melakukan pemeriksaan terhadap wisatawan yang kerap bersembunyi di tempat penginapan atau vila.

"Jadi jangan sampai hanya di luar (jalan), tapi sampai ke dalam juga. Misalnya hotel atau villa milik pribadi itu juga tetap dilaksanakan pengawasan. Makannya kami akan tetap ada operasi pengawasan, pembinaan, dan edukasi terkait 3M," ujar dia.

Jika wisatawan menolak, sambung Iwan, maka hal itu kembali ke dasar hukum, yakni keputusan bupati tentang pembatasan. Pihaknya hanya melaksanakan tugas.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Liburan ke Puncak Bogor, Wisatawan Wajib Rapid Test Covid-19"