Bandara Soetta Gak Aman, Gerombolan Begal Lakukan Teror dan Ancam Korban, Tenteng Pedang dan Celurit

By Ahmad Ridho, Selasa, 28 Juli 2020 | 09:03 WIB

Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mulai gak aman gerombolan begal lakukan teror dan ancam korban, tenteng pedang dan celurit.

GridMotor.id - Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mulai gak aman gerombolan begal lakukan teror dan ancam korban, tenteng pedang dan celurit.

Kawasan Bandara Soetta beberapa waktu lalu dibuat heboh dengan kehadiran para begal yang melakukan teror.

Bahkan korbannya sampai dikalungi celurit para pelaku yang masih bocah.

Para pelaku komplotan begal diamankan oleh petugas Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

Baca Juga: Apes, Niat Begal Wanita Pemotor yang Pulang Sendirian, Pria Ini Malah Ketemu Tim Jaguar

Baca Juga: Razia Gabungan Heboh, Video Polisi Ringkus dan Tilang Motor Asal Thailand, Pemilik Cuma Garuk-garuk Kepala

Pelaku begal tersebut beraksi di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, salah satu pelaku berinisail AS yang masih di bawah umur ternyata merupakan pimpinan komplotan.

Dikutip dari TribunJakarta.com, Disampaikan oleh Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra, Senin (27/7/2020).

"Peristiwa ini, yang sebagai dader atau otaknya tidak ditampilkan. Karena yang bersangkutan masih di bawah umur, berumur 14 tahun," ujar Kombes Pol Adi Ferdian Saputra.

Jagoannya lagi, anak buah AS yang berjumlah lima orang itu pun semua berusia lebih tua dari dia.

Baca Juga: Minta Uang Cuma Modus, Ternyata Para Begal Incar Motor Korban Yang Ringkus Tim Elit Kepolisian

Empat diantaranya termasuk AS (14) berhasil dicokok polisi diantaranya A (19), R (20), D (20). Sementara J dan B masih berstatus buronan.

"Awalnya pelaku umur 14 tahun ajak teman-teman lainnya yang sudah kenal dengan bahasa, begal yuk!," tiru Adi.

"14 tahun otaknya, mengajak rekan-rekannya yang sudah dewasa untuk melakukan begal," sambung dia.

Senjata pedang raksasa yang digunakan komplotan begal di Bandara Soekarno-Hatta dikomandoi anak 14 tahun, Senin (27/7/2020).

Keenam pelaku tersebut pun menggunakan senjata tajam untuk menakut-nakuti korbannya di kawasan Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta.

Baca Juga: Brutal! 6 ABG Diduga Begal Gak Mau Bayar Setelah Isi Bensin, Pas Diuber Pemotor Malah Pamerin Pedang

"Mereka menggunakan senjata tajam saat bertindak. Bahkan anak berusia 14 tahun itu mengalungkan celurit ke korbannya," tutur Adi.

Diberitakan sebelumnya, teror begal menghantui bandara udara internasional Soekarno-Hatta.

Namun, aksi teror tersebut berhasil disudahi oleh Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

Komplotan begal tersebut beraksi pada 1 Juli 2020 di Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta menyasar pemotor yang melintas sekira pukul 02.15 WIB.

Baca Juga: Brutal, Begal Bermotor Tanpa Belas Kasihan Rampas Honda BeAT Anak SMP, Pelaku Sempat Beli Bensin

Adi Ferdian Saputra menuturkan, kejadian terjadi saat korban bernama MA hendak pulang dari kerja dan dihadang oleh enam pelaku.

"Saat itu korban dihadang dari arah yang berlawanan di Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta oleh enam pelaku dengan tiga motor," kata Adi.

Empat pelaku pun berhasil dibekuk Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta berinisial AS, B, R dan D.

Adi mengatakan, dua pelaku lainnya masih berstatus buron atau Daftar Pencarian Orang (DPO) sementara, satu penadah juga masih belum ditangkap.

Baca Juga: Depok Mencekam, Kepala dan Punggung Petugas Kebersihan Dibacok Saat Coba Pertahankan Motor dari Kawanan Begal

"Mereka mengaku baru sekali melakukan pembegalan di Bandara Soekarno-Hatta," singkat Adi.

Dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa tiga sepeda motor, dan dua senjata tajam berbentuk pedang raksasa dan celurit.

Atas perbuatannya keempat tersangka dikenakan pasal 365 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pidana pencurian dengan kekerasan.

"Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," tegas Adi.

 

 

https://jakarta.tribunnews.com/2020/07/27/komplotan-begal-di-bandara-soekarno-hatta-dikomandoi-anak-14-tahun-pasukannya-lebih-tua-berpedang?page=all