Siap-Siap Masuk Bui, Biker Ikutan Ya, Akun Facebook Gunakan Foto Anggota TNI Posting Ujaran Kebencian Buat Presiden Jokowi

By Erwan Hartawan, Senin, 8 Juni 2020 | 11:10 WIB

Akun Facebook palsu ini menggunakan foto milik anggota TNI dan melakukan ujaran kebencian

Gridmotor.id - Belum lama ini media sosial twitter diresahkan dengan sebuah unggahan.

Dimana  dalam unggahan tersebut terlihat sebuah tangkap layar akun Facebook.

Adapun tangkap layar tersebut berisi unggahan yang berupa ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo.

"Jadi Ini Orang Cina Bangain, Liat Noh Mungka Nyaa Macam Mungka PKI (emoji) (emoji) Maaf Pak Presiden," tulis akun Facebook atas nama Eko Frananda.

Baca Juga: Polisi Kasih Penjelasan SIM Mati Tidak Ditilang, Apa Karena Kasihan?

Baca Juga: Identik Motor Jadul di Sinetron TOP, Ternyata Begini Tunggangan Asli Ojak, Mas Pur dan Tisma di Dunia Nyata

Akun Facebook tersebut menggunakan foto seorang pria dengan pakaian TNI.

Berdasarkan tangkap layar tersebut, diketahui bahwa akun Facebook tersebut milik seorang anggota TNI yang bertugas di Aceh.

Oleh karena ingin melaporkan tindak tersebut, akun Twitter @yostanabe88 pun mengunggahnya pada Jumat (5/6/2020).

Akun Twitter ini melaporkan adanya ujaran kebencian yang dilakukan oleh akun Facebook dengan foto profil pria berseragam TNI

Dalam cuitannya, ia pun mention sejumlah akun, yakni akun milik Pusat Penerangan TNI @Puspen_TNI, Humas Polri @DivHumas_Polri, dan dan Direktorat Tindak Pidana Siber Polri @CCICPolri.

Baca Juga: Lempar Uang Dilakukan Para Pengguna Jalan Bikin Warga Senang Berdatangan Bagi yang Mau Berebut Silakan Ikutan

"CC Yth : @Puspen_TNI @DivHumas_Polri @CCICPolri

Dampak Isu PKI Oknum TNI yang Seharunya Tidak terlibat Politik, Malah Justru Menghujat

Nama Akun : Eko Franada Link Akun https://facebook.com/eko.frananda
@Parapat_Nixon," cuit akun Twitter tersebut.

Menanggapi cuitan tersebut, Dinas Penerangan TNI AD pun memberikan press release melalui akun Instagram @tni_angkatan_darat.

Baca Juga: Gak Ada Pikiran, Honda PCX 150 Dipaksa Angkut 6 Orang, Pas Ketangkep Cuma Bisa Nunduk Doang

"Unggahan ujaran kebencian dengan latar belakang prajurit TNI AD (disebut bernama "Eko Frananda") kembali beredar pada Jumat malam kemarin (5 Juni 2020), sekitar jam 23.16 WIB, oleh akun Yostanabe@Yostanabe88.," tulis akun Instagram @tni_angkatan_darat.

Menindaklanjuti laporan dari akun Twitter @Yostanabe88, Pusat Sandi dan Siber TNI AD pun melakukan investigasi.

Adapun hasil dari investigasi tersebut menyatakan bahwa akun Facebook atas nama Eko Frananda tersebut merupakan akun palsu dan bukan merupakan milik prajurit TNI AD.

"Hasil investigasi Pusat Sandi & Siber TNI AD terhadap akun twitter Yostanabe@Yostanabe88 yang memasang foto profil seorang anggota TNI AD dengan nama Eko Frananda sebenarnya adalah AKUN PALSU dan bukan milik prajurit TNI AD.," tambah akun @tni_angkatan_darat dalam press releasenya.

Baca Juga: Lagi Jaman Pandemi Tapi Disuruh Jemput Pacar? Ya Begini Hasilnya, Naik Motor Matic Ala Protokol Covid-19 Atau Bucin?

Berdasarkan investigasi, diketahui bahwa akun Facebook tersebut menggunakan foto dari seorang prajurit TNI AD.

Sang prajurit TNI AD itu sendiri bekerja di satuan Perbekalan dan Angkutan Kodam Iskandar Muda (Aceh).

"Akun tersebut telah MENGUNAKAN foto prajurit TNI AD yang identitas sebenarnya adalah Prajurit Satu AA dari satuan Perbekalan dan Angkutan Kodam Iskandar Muda (Aceh).," imbuh akun Instagram tersebut.

Press release tersebut menyebutkan bahwa unggahan yang dilakukan oleh akun Facebook Eko Frananda itu merugikan nama pribadi sang prajurit dan tentu merugikan TNI AD.

Baca Juga: Waduh, Polisi Sampai Terjungkal, Gara-gara Emak-emak Pemotor Main Putar Balik Saat Ketemu Polisi

"Selain merusak dan merugikan nama pribadi Prajurit Satu AA, unggahan yang dilakukan akun ini juga SANGAT MERUGIKAN TNI AD.," tulis akun @tni_angkatan_darat.

TNI AD pun kini bertindak untuk memproses hukum sang pemilik akun Facebook yang meresahkan tersebut.

Berdasarkan investigasi, diketahui bahwa akun Facebook tersebut menggunakan foto dari seorang prajurit TNI AD.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ Press Release Dinas Penerangan TNI AD ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ Minggu, 7 Juni 2020 ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ Akun Palsu CORENG TNI AD ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ Unggahan ujaran kebencian dengan latar belakang prajurit TNI AD (disebut bernama "Eko Frananda") kembali beredar pada Jumat malam kemarin (5 Juni 2020), sekitar jam 23.16 WIB, oleh akun Yostanabe@Yostanabe88. ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ Hasil investigasi Pusat Sandi & Siber TNI AD terhadap akun twitter Yostanabe@Yostanabe88 yang memasang foto profil seorang anggota TNI AD dengan nama Eko Frananda sebenarnya adalah AKUN PALSU dan bukan milik prajurit TNI AD. ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ Akun tersebut telah MENGUNAKAN foto prajurit TNI AD yang identitas sebenarnya adalah Prajurit Satu AA dari satuan Perbekalan dan Angkutan Kodam Iskandar Muda (Aceh). ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ Selain merusak dan merugikan nama pribadi Prajurit Satu AA, unggahan yang dilakukan akun ini juga SANGAT MERUGIKAN TNI AD. ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ TNI AD telah bertindak mendorong proses hukum terhadap pemilik akun media sosial diatas. ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ Brigjen TNI Nefra Firdaus Kepala Dinas Penerangan TNI AD

A post shared by TNI AD (@tni_angkatan_darat) on

 

Sang prajurit TNI AD itu sendiri bekerja di satuan Perbekalan dan Angkutan Kodam Iskandar Muda (Aceh).

Baca Juga: Waduh, Orang-orang Mah Lagi Sibuk Ngungsi Akibat Banjir Rob,Lah Pemuda Ini Malah Rebahan Santuy Di Motor, Kayanya Lagi...

"Akun tersebut telah MENGUNAKAN foto prajurit TNI AD yang identitas sebenarnya adalah Prajurit Satu AA dari satuan Perbekalan dan Angkutan Kodam Iskandar Muda (Aceh).," imbuh akun Instagram tersebut.

Press release tersebut menyebutkan bahwa unggahan yang dilakukan oleh akun Facebook Eko Frananda itu merugikan nama pribadi sang prajurit dan tentu merugikan TNI AD.

"Selain merusak dan merugikan nama pribadi Prajurit Satu AA, unggahan yang dilakukan akun ini juga SANGAT MERUGIKAN TNI AD.," tulis akun @tni_angkatan_darat.

TNI AD pun kini bertindak untuk memproses hukum sang pemilik akun Facebook yang meresahkan tersebut.

Baca Juga: Unik! Ini 5 Cara Penerapan Physical Distancing di Ruang Publik, Ada yang Mirip Balap MotoGP

"TNI AD telah bertindak mendorong proses hukum terhadap pemilik akun media sosial diatas.," tutup akun @tni_angkatan_darat.

Nah Bikers, untuk jadi pembelajaran gunakan media sosial dengan bijak ya.