Bikin Heboh, Pengendara Motor Disuruh Polisi dan Dishub Baris Mirip Pembalap MotoGP, Ternyata Ini Alasannya

By Galih Setiadi, Jumat, 5 Juni 2020 | 12:00 WIB

Beberapa pengendara motor disuruh polisi dan dishub baris mirip pembalap MotoGP, ini alasannya.

Gridmotor.id - Widih, beberapa pengendara motor disuruh polisi baris mirip pembalap MotoGP.

Biasanya, kerumunan pemotor terlihat kalau sedang menunggu lampu merah.

Saat ini pemotor wajib baris sesuai aturan polisi dan dishub, dan ada kotak pemisah.

Bahkan, garis pemisahnya lebih terlihat seperti starting grid atau titik mulai yang biasa ada di sirkuit MotoGP.

Baca Juga: Menantang Maut, Video Pemotor Nekat Boncengan Berenam di Atas Motor, Pakai Bangku Tambahan di Belakang

Baca Juga: Waduh, Positif Terinfeksi Virus Corona Saat Mudik, Seorang Pria Naik Motor Sendiri ke Rumah Sakit

Aturan buat pengendara motor ini diterbitkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban.

Bersama anggota polisi, Dishub Tuban mengatur barisan pemotor yang biasanya berkerumun di lampu merah.

Pengendara sepeda motor yang berhenti dianjurkan untuk berada di garis yang telah dibuat dan disediakan.

Ternyata, ada alasan khusus dibuat kotak pemisah ala starting grid di MotoGP loh.

Baca Juga: Bak Film Komedi, Dua Maling Tuntun Motor Curian, Eh Ternyata Korbannya Lagi Duduk-duduk Sama Polisi, Langsung Keciduk

Usut punya usut, aturan ini bertujuan supaya pemotor bisa jaga jarak.

Starting grid ala MotoGP bertujuan memisahkan jarak antar pemotor setidaknya 1,5 meter.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban, Muji Slamet.

"Hari ini memang masih tahap uji coba," jelas Muji saat dihubungi Kompas.com, Kamis (4/6/2020).

Baca Juga: Suasana Langsung Gak Terkendali! Unjuk Rasa George Floyd Pecah di Eropa, Massa Ngamuk Bakar Motor

"Baru mulai besok bersama dengan pihak kepolisian akan coba kami terapkan secara efektif kepada para pengendara sepeda motor untuk dapat mematuhi aturan physical distancing selama pandemi Covid-19," lanjutnya.

Dishub Tuban bersama Satlantas Polres Tuban secara efektif memantau situasi di perempatan simpang Kembang Ijo.

Pengendara motor juga akan diawasi melalui kamera CCTV yang sudah dipasang.

"Kalau kurang tertib maka akan kami beritahu melalui pengeras suara yang ada di sana." terang Muji.

"Ini supaya setiap motor menempati garis yang telah disediakan," katanya lagi.

Baca Juga: Asli Kayak Film Action, Viral Video Polisi Naik Yamaha NMAX Kejar Mobil Mundur di Pondok Indah

"Misalnya, 'sepeda motor pelat nomor sekian, anda harap menempati garis yang disediakan'," jelas Muji.

Inovasi tersebut mendapat dukungan penuh dari jajaran kepolisian.

"Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, tentu saja kami ikut mendukung program yang dikembangkan oleh pihak Dishub Tuban ini," ucap Kasatlantas Tuban AKP Argo Budi Sarwono.

"Langkah ini kami kira bagus untuk diterapkan," katanya lagi.

Jika percobaan efektif, Dishub Tuban menargetkan untuk diperluas.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP"