Miris Bro, Banyak yang Menggadaikan Motor Untuk Menyambung Hidup di Tengah Pandemi Virus Corona

By Indra Fikri, Rabu, 22 April 2020 | 20:05 WIB

Ilustrasi suasana transaksi di Pegadaian

Gridmotor.id - Untuk menyambung hidup di tengah pandemi virus corona, Pegadaian ramai diserbu konsumen untuk menggadaikan motor.

Salah satunya Rika Mulyani (24) bersama suaminya, Ahmad (35) dan anak perempuannya berusia 3,5 tahun menyambangi tempat gadai di Kawasan Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.

Ahmad terlihat sedang mengurus persyaratan untuk menggadaikan motornya.

Sementara Rika dan anaknya berdiri di belakang tak jauh dari Ahmad.

Baca Juga: Bikin Berlinang Air Mata, Kisah Driver Ojol Rela Gadai TV dengan Beras 5 Liter untuk Makan Anak dan Istrinya

Baca Juga: Malunya Bisa Seumur Hidup, Trio Debt Collector Diam-diam Gadaikan Mobil dan Ratusan Motor, Polisi Langsung Gerak Cepat

Perempuan berjilbab itu dan Ahmad memutuskan menggadaikan motor Honda Spacy tahun 2012 karena desakan kebutuhan hidup.

Semenjak pandemi Covid-19, sang suami yang bekerja sebagai ojek dalam jaringan (daring) sukar mendapatkan penghasilan.

Motor yang biasa digunakan untuk cari pesanan (orderan) terpaksa digadaikan.

"Enggak ada jalan lagi kan orderan sekarang lagi sepi jadi terpaksa (gadai motor)," ungkapnya kepada TribunJakarta.com pada Selasa (21/4/2020).

Baca Juga: Brutal, Motor Digadai Buat Taruhan Pilkades, Riyanto Nekat Bacok Istrinya Sendiri

Rika yang bekerja jual pulsa juga mengalami penurunan pendapatan sehingga pemasukan untuk biaya hidup otomatis berkurang.

Uang yang didapat dari hasil gadai akan dipergunakan Rika dan Ahmad untuk biaya makan sehari-hari dan keperluan anak seperti pampers, susu dan uang jajan anaknya.

Mereka berdua belum memiliki tanggungan biaya kontrakan rumah lantaran masih tinggal bersama orangtuanya.

Baca Juga: Bikers Wajib Waspada, Pandemi Virus Corona Tingkatkan Aksi Kriminalitas, Ini Titik Rawan Begal, Pencurian Sampai Geng Motor

Rika mendapatkan Rp 600 ribu dari hasil gadai motornya.

"Agunannya selama seminggu. Bayar lagi tanggal 25 April (ke pegadaian)," sambungnya.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Pegadaian Ramai Saat Pandemi Covid-19, Warga Gadaikan Motor hingga Gawai Demi Menyambung Hidup