Viral! Pengendara Motor Tendang Pelajar Naik Sepeda Sampai Masuk Selokan, Keluarga Korban Kecam Pelaku

By Erwan Hartawan, Minggu, 12 April 2020 | 07:30 WIB

Tangkapan layar pemotor yang dorong anak SMP saat menaiki sepeda hingga masuk selokan di Koja, Jakarta Utara.

Gridmotor.id - Kejadian seperti ini sangat tercela, pengendara motor dorong tega seorang anak kecil berseragam sekolah hingga tercebur ke selokan.

Pelajar yang jadi korban terlihat seperti pulang sekolah tercebur selokan saat mengendarai sepedanya disebuah jalan.

Kejadian ini akibat ulah tak beradab pengendara motor di belakang anak tersebut.

Sambil terus memacu motornya pengendara motor ini sengaja mendorong tubuhpengendara sepeda, akibatnya oleng dan langsung tercebur ke selokan.

Baca Juga: Sadis Banget, Demi Lunasi Hutang Dua Remaja Tega Rampas Yamaha Soul GT dan Bunuh Siswa SMP

Baca Juga: Darah Berserakan, Pakai Ban Cacing Kawasaki Ninja R Tabrak Tembok Tugu Samping Kuburan,Netizen : Pas Tuh Langsung Dikubur

Unggahan tersebut dibagikan oleh pemilik akun Instagram @koalisipejalankaki pada Kamis (9/4/2020).

Hingga hari ini Sabtu (11/4/2020) siang, unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 28.000 kali.

Dalam unggahannya, pengunggah juga menuliskan caption sebagai berikut: "@divisihumaspolri @ntmc_polri silahkan ditangkap dan di selidiki manusia yang mengendarai motor ini, dikarenakan sudah membahayakan nyawa orang lain (bersepeda)."

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

@divisihumaspolri @ntmc_polri silahkan ditangkap dan di selidiki manusia yang mengendarai motor ini, dikarenakan sudah membahayakan nyawa orang lain (bersepeda)... ???????? . via. @keepwildd

A post shared by Koalisi Pejalan Kaki (@koalisipejalankaki) on

Seperti dilansir dari Kompas.com, lokasi kejadian berada di Koja, Jakarta Utara.

Baca Juga: Semarang Geger, Kepergok 'Wik-Wik' di Dalam Honda Brio, Sopir Malah Tabrak Yamaha X-Ride Milik Satpam Komplek

Kanit Reskrim Polsek Koja AKP Andry Suharto mengatakan, kejadian tersebut benar terjadi di wilayah Koja, Jakarta Utara pada Maret lalu.

"Yang didorong itu anak kelas 1 SMP, yang mendorong anak kelas 1 SMA (dua orang), lalu anak tersebut jatuh dalam got tapi tidak luka," kata Andry saat dihubungi, Sabtu (11/4/2020).

Walaupun sempat viral di media sosial, permasalahan tersebut tidak dilaporkan kepada pihak yang berwajib yakni ke Polsek Koja.

Kendati demikian, kata Andry, keluarga korban tidak terima dan meminta pelaku untuk meminta maaf kepada korban.

Baca Juga: Widih Keren, Yamaha NMAX 155 Pakai Obat Ganteng, Dari Part Mobil Eropa Berharga Ratusan Juta

Kemudian, pelaku juga berjanji tak akan melakukan perbuatannya lagi. "Permintaan maaf pelaku kepada keluarga korban juga disaksikan oleh anggota Pokdarkamtibmas Polsek Koja M. Farhan.

"Jadi kita tidak singgung motifnya apa," jelas Andry.

Lebih lanjut, Andry mengatakan jika ada yang mengatakan kedua belah pihak dimediasi di Polsek Koja, hal itu tidak benar.

Menurut Andry, kedua belah pihak telah sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.

Baca Juga: Matraman Geger, Motor Lagi Berhenti Jadi Koraban Tabrak Lari Mobil Yaris Yang Ugal-Ugalan

"Jadi murni kita (Polsek Koja) tidak mendamaikan. Itu inisiatif mereka sendiri," katanya lagi.

Selain itu, inisiatif tersebut menurutnya juga sangatlah bagus dikarenakan pelaku dan korban masih di bawah umur.