GridMotor.id - Wabah virus Corona sudah semakin menjalar ke mana-mana.
Karena itu di beberapa daerah akan ditetapkan lockdown mandiri alias menutup wilayah dari orang luar daerah.
Virus Corona sudah sedemikian mengkhawatirkan dan membuat warga takut untuk beraktivitas di luar rumah.
Di Jakarta, warga diminta untuk tetap di rumah saja dan menghindari berkerumun atau ke luar rumah jika enggak penting.
Wabah virus Corona juga membuat warga Tegal, Jawa Tengah khawatir.
Bahkan untuk menghindari hal yang enggak diinginkan alias semakin menyebarnya wabah Corona di Tegal, jalanan langsung ditutup beton.
Pemotor dan pengendara mobil nampak tertahan dan enggak bisa melintas di daerah ini.
Dikutip GridMotor dari FB Gonzales, warga melakukan protes kepada Walikota dan kepala desa (Kades).
Penutupan jalan di Tegal ini dirasa bukan solusi dan mengganggu aktivitas warga dan pedagang.
Di jalan yang ditutup itu ada aparatur pemerintahan termasuk Satpol PP yang terus memantau protes warga dan pedagang.
Tonton langsung videonya dengan klik LINK ini.
Penutupan jalan di Tegal ini mendapat protes dari warga dan pedagang.
"Walikotanya enggak bisa kasih solusi kalau begini. Kami sudah hampir berbulan-bulan enggak makan, bagaimana ini. Jalan keluarnya seperti apa ini? apakah pembagian sembako atau apalah.
Kalau jalan ditutup saya bisa mati kelaparan, anak saya 4 pak," tegas seorang perempuan yang melakukan protes.
Belum jelas apakah setelah diprotes jalanan di Kota Tegal ini akan kembali dibuka atau sebaliknya.
Semoga ada jalan keluar dan saling menguntungkan antara warga dengan pedagang dan orang yang sering lalu lalang di Tegal.