3 Hari Lenyap, Honda Astrea Grand Ditemukan Sudah Berantakan, 8 Orang Angkat Tangan Disergap Polisi

By Ahmad Ridho, Senin, 16 Maret 2020 | 17:10 WIB

Astrea Grand milik Supriyanto yang sudah dipreteli pencuri. Motor tersebut diamankan di Polsek Nusawungu sebagai barang bukti.

GridMotor.id - Seorang warga Dusun Sidakaya, Kecamatan Nusawungu menjadi korban pencurian.

Dia adalah Supriyanto yang kehilangan Honda Astrea Grand miliknya dicuri maling pada Minggu, (8/3/2020) sekira 05.30 WIB.

Dikutip dari TribunJateng.com, saat itu, posisi motor sedang diparkir di samping rumah. Namun, kemudian raib dicuri orang.

Berselang tiga hari kemudian, Supriyanto mendapat informasi dari tetangganya kalau motornya berada di rumah seorang warga berinisial RT.

Baca Juga: Polisi Gelar Razia di Pinggir Jalan Mendadak Kocar-kacir Didatangi Seorang Pria, Plang Razia Langsung Dibawa Kabur

Baca Juga: Sedih, Maksud Hati Pamer Yamaha V-Ixion Modifikasi, Pemilik Malah Dibully Netizen Habis-habisan, Kok Begini?

Korban dan warga lantas mendatangi rumah RT pada Rabu, (11/3/2020) malam.

Korban juga membawa surat-surat motor sebagai bukti.

Berdasarkan keterangan korban kepada Polsek Nusawungu, korban dan mendatangi rumah pelaku RT.

Di sana korban dan warga mendapati sepeda motor Astrea Prima sudah dalam keadaan dipreteli.

Baca Juga: Ngeri, Betis Jambret Berlumurah Darah Didor Polisi, Modal Honda PCX150 Incar Tas Perempuan

Korban lantas mencocokan nomor mesin dengam surat motor. Dan hasilnya cocok.

RT tidak bisa mengelak.

Dia akhirnya mengakui perbuatannya. Setelah didesak korban dan warga, RT mengakui dalam menjalankan aksinya tidak sendirian.

RT lalu menyebutkan nama teman-temannya yang terlibat pencurian ini.

Baca Juga: Bikin Geger, Valentino Rossi Terciduk Lagi Berada di Indonesia, Bukan Sebagai Bintang Yamaha All New NMAX

Total ada delapan pelaku. RT (20), IP (25), KY (18), GAP (16), AG (16), MH (15), AH (14), AF (14).

Pelaku mempreteli motor karena akan dijual secara eceran.

Supriyanto dan warga lantas membawa delapan pelaku tersebut ke Polsek Nusawungu.

Kanit Reskrim Polsek Nusawungu Aeptu Mulyadi menuturkan, korban dan warga sampai di Polsek Nusawungu Kamis dini hari (12/3/2020) sekira pukul 02.30 WIB.

Baca Juga: Pemotor Misterius Tutup Usia Bersimbah Darah di Kolong Truk, Bunyi Klakson Bikin Korban Pindah Jalur

Kasat Reskrim Polres Cilacap AKP Onkoseno menuturkan dari delapan pelaku itu, tiga di antaranya masih berstatus pelajar Madrasah Tsanawiyah (Mts).

Kendati masih berstatus sebagai pelajar dan di bawah umur, pelaku tetap diproses hukum.

"Tetap kami proses, sesuai ketentuan yang berlaku. Sekarang lagi ditangani Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polres Cilacap," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat, (13/3/2020).

 

 

https://jateng.tribunnews.com/2020/03/14/kisah-komplotan-pencuri-motor-cilacap-pelaku-ada-yang-masih-pelajar-smp?page=all