Akibat Virus Corona, Sekolah di Banten Diliburkan 2 Minggu, Jalanan Mendadak Sepi Nih

By Reyhan Firdaus, Minggu, 15 Maret 2020 | 09:15 WIB

Gubernur Banten Wahidin Halim saat ditemui di kediamannya

GridMotor.id - Wabah virus Corona, mulai berpengaruh ke aktivitas para pemotor di Indonesia.

Paling terlihat, adalah jalanan jadi sepi karena berkurangnya aktivitas para pemotor yang memilih berada di rumah.

Belum lagi ada beberapa daerah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB), akan pandemi corona atau Covid-19.

Salah satu yang menetapkan status KLB, ada di Provinsi Banten setelah empat orang di Banten positif terjangkit corona.

Baca Juga: Mantap, Cegah Virus Corona, Rombongan Moge Peturing Lintas Negara Asal Malaysia Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Baca Juga: Takut Virus Corona, Bukannya Pakai Masker Pengendara Motor Ini Malah Pakai Beginian

Dikutip dari Kompas.com, hal ini punya tujuan untuk membatasi penyebaran virus corona.

"Penetapan KLB sebagai salah satu upaya Pemprov Banten, dalam membatasi kecepatan paparan virus corona terhadap warga masyarakat dan wilayah di Provinsi Banten," kata Gubernur Banten Wahidin Halim melalui siaran tertulis, Sabtu (14/3/2020) malam.

Sebelumnya hal ini ditetapkan dalam rapat kesiapansiagaan, menghadapi corona bersama sejumlah kepala dinas di Banten.

Salah satu keputusannya, adalah meliburkan siswa SMA/SMK baik negeri maupun swasta serta SKH di seluruh wilayah Provinsi Banten.

Baca Juga: Miris, Buah Hati Tewas Seketika, Video Kecelakaan Motor Emak-emak Adu Banteng Dengan Truk Pengangkut Motor

Biar libur, para pelajar ini akan tetap mendapatkan pendidikan bro.

"Kegiatan pembelajaran di rumah selama dua pekan sejak 16 sampai 30 Maret 2020 dan akan dibuka kelas maya (online)," kata Wahidin.

Selain itu, kecuali untuk siswa kelas 12 SMA/SMK, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal.

Karena status KLB ini, Gubernur Banten tidak akan terlibat dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Baca Juga: Gara-gara Virus Corona Balap MotoGP 2020 Sisakan 19 Seri, Bos Dorna Komentari Rencana Sepang Gelar 2 Seri

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by OFFICIAL PEMPROV BANTEN (@pemprov.banten) on

Contohnya upacara dan apel bersama, dan juga membatalkan kunjungan kerja dan tidak menerima tamu dari luar Banten.

Penyebab jalanan sepi lain, adalah himbauan akan pegawai BUMN untuk bekerja di rumah.

Himbauan ini datang dari Kementerian BUMN, agar pegawai BUMN bekerja mulai bekerja dari rumah masing-masing mulai Senin (16/3/2020). 

"Sampai hari ini semua BUMN tetap beroperasi seperti biasa tapi kita menjaga semua bentuk rapat, jumlah orang yang hadir dalam rapat, kemudian juga pembatasan mobilitas dibatasi," ujar Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Sabtu (14/3/2020) malam.

Baca Juga: Antisipasi Virus Corona, Pemotor Kreatif Bikin Masker Sendiri yang Menutupi Wajahnya, Netizen: Kirain Black Phanter

Arya juga mengatakan, waktu rapat juga dibatasi, sehingga banyak hal yang dibatasi.

"Tapi secara umum BUMN tetap beraktivitas seperti biasa," kata Arya.

Terkait adanya kabar bahwa seluruh BUMN di DKI Jakarta ditutup, Arya Sinulingga menegaskan bahwa kabar tersebut merupakan hoaks dan tidak benar.

"Itu hoaks, tidak benar bahwa seluruh BUMN di DKI Jakarta ditutup selama dua pekan. Itu tidak benar sama sekali," tegas Arya.

Baca Juga: Dua Driver Ojol Suspect Corona, Ternyata Tertular dari Asisten Rumah Tangga Warga Asing yang Positif Corona

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga

Untuk himbauan bekerja di rumah sendiri, lebih dikhususkan buat sebagian pegawai Kementrian.

Tepatnya buat pegawai Kementerian yang rutin menggunakan transportasi publik menuju kantor, dan pegawai yang berusia lebih dari 50 tahun.

Duh, semoga wabah virus Corona atau COVID-19 segera berkurang di Indonesia ya!

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Banten Tetapkan Status KLB Corona, SMA/SMK Diliburkan Dua Pekan"

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wabah Corona, Kementerian BUMN Imbau Karyawan Bekerja di Rumah Mulai Senin"