Modus Baru Komplotan Curanmor, Tawar Motor Korban Lewat Facebook dan Pura-pura Tes Ride

By Ahmad Ridho, Rabu, 30 Oktober 2019 | 13:05 WIB

Muhammad Kadir (35) warga Sentol Pamekasan Jawa Timur sesaat setelah ditangkap polisi, Selasa (29/10/2019).

Baca Juga: Sepekan Operasi Zebra, Pelajar Paling Banyak Melakukan Pelanggaran, Sampai Nangis Minta Tidak Ditilang

Begitu motor dilepas korbannya untuk tes drive, Kadir tidak lagi kembali ke TKP.

Para korbannya baru sadar kalau tertipu setelah lama menanti pelaku tidak ujung kembal.

Seperti yang dilakukan pada dua korbannya, Devi Arivianto (23) warga Desa Warungering, Kedungpring, Lamongan dan Rendi Wibowo (17) Desa Sumberagung, Plumpang, Tuban Jawa Timur.

Selama bermalam di bangunan di Tuban, Kadir pada sementara pengakuannya berhasil mengibuli dua korbannya dan berhasil membawa kabur sepeda motor Honda GL Max nopol W 2245 GB dan Honda CBR nopol S 5920 IE.

Baca Juga: Kocak, Ada Polisi Razia Operasi Zebra 2019, Para Pemotor Rame-rame Bikin Barisan Konvoi

"Hanya itu pak dan baru itu," kata Kadir.

Namun petualangan Kadir merespon para korbannya yang mewarkan melalui postingan di facebook harus berhenti sampai disini.

Kasus terakhir, motor Honda GL Max hasil kejahatannya yang ia tawarkan kembali melalui facebook, berhasil diintai anggota Sat Reskrim Polres Lamongan.

Korban terpaksa harus menerima tembakan timah panas yang dimuntahkan dari senpi polisi. Upaya polisi dibalas dengan cara Kadir hendak kabur.