Jepang Mencekam, Video Dahsyatnya Topan Hagibis Lumpuhkan Jalan Raya, Mobil Sampai Beterbangan

By Ahmad Ridho, Selasa, 15 Oktober 2019 | 08:37 WIB

Topan Hagibis hancurkan sebagian kota di Jepang.

GridMotor.id - Bencana alam bisa terjadi kapan dan di mana saja.

Masyarakat atau penduduk yang daerahnya rawan bencana alam sudah biasa menghadapi kondisi yang mencekam.

Karena itu beberapa teknik pengurangan dampak bencana alam di lakukan pemerintah agar masyarakat enggak terkena dampak yang lebih buruk.

Salah satu negara yang sering dilanda bencana alam adalah Jepang.

Baca Juga: Yamaha Mio Porak-poranda, Pemotor Tutup Usia Hantam Daihatsu Granmax, Motor Oleng Lewati Garis

Baru-baru ini serangan bencana alam dahsyat berupa topan Hagibis menyerang negeri Matahari Terbit.

Dikutip dari akun Instagram @agoez_bandz4, topan Hagibis menyerang negara Jepang dan sangat mengerikan.

Topan Hagibis yang termasuk super Typhoon dengan kecepatan di atas 210km/jam, menerjang sebagian besar wilayah Pulau Honshu, Jepang, Sabtu (12/10) lalu.

Topan Hagibis porak-porandakan Jepang.

Sejauh ini satu orang dilaporkan tewas terkait 'topan super' yang menimbulkan hujan deras dan angin kencang ini.

Baca Juga: Sadis, Debt Collector Tewas Dimutilasi Saat Tagih Hutang, Hp dan Motor Raib Dibawa Kabur

Topan dahsyat ini telah memicu perintah evakuasi bagi lebih dari 1,6 juta orang.

Jumlah korban meningkat setelah dampak angin topan lebih terlihat jelas pada Minggu pagi.

Sejumlah korban tewas ditemukan di dalam mobil yang terendam dan dalam longsoran tanah di sejumlah wilayah.

Stasiun penyiaran nasional NHK melaporkan setidaknya 99 orang terluka dan lebih dari selusin orang hilang setelah badai.

Baca Juga: Graha Bintaro Geger, Pemotor Wanita Meregang Nyawa di Bawah Truk Tanah

Di antara warga yang hilang adalah delapan orang dari kapal kargo yang tenggelam di Teluk Tokyo, pada Sabtu malam.

Penjaga pantai mengatakan telah menyelamatkan empat kru kapal berbendera Panama tetapi masih mencari yang lain.

Saat puncak badai, lebih dari tujuh juta orang ditempatkan di bawah perintah evakuasi tak wajib dan puluhan ribu di antaranya memilih mengikuti perintah dan menuju ke tempat berlindung milik pemerintah.

Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan bencana hujan tingkat tertinggi dan mengatakan perkiraan terjadinya hujan yang "belum pernah terjadi sebelumnya".

Baca Juga: Makassar Mencekam, Anggota Geng Motor Tebas 5 Warga Hingga Kritis

Terjangan badai berdampak pada rencana perjalanan selama musim liburan panjang akhir pekan di Jepang, dengan penerbangan terhenti dan kereta lokal maupun peluru di Tokyo ditangguhkan sepenuhnya atau sebagian.

Tetapi Minggu pagi, layanan kereta api telah berfungsi dan operasi perlahan dimulai kembali di dua bandara yang melayani ibu kota, meskipun banyak penerbangan tetap dibatalkan.

Simak videonya di bawah ini:

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Agoez Bandz Official (@agoez_bandz4) on